DISHUB Halut

Berita

24/04/2025
Image
Transformasi Transportasi Desa di Kabupaten Halmahera Utara

Tobelo, Halmahera Utara – Dalam upaya meningkatkan akses transportasi yang merata hingga ke pelosok-pelosok desa, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara melalui Dinas Perhubungan sangat menginginkan hadirnya terobosan baru melalui inovasi sistem transportasi digital terintegrasi. Inisiatif ini lahir dari tantangan nyata yang dihadapi masyarakat, yakni terbatasnya layanan transportasi perdesaan serta tidak aktifnya beberapa trayek yang sebenarnya memiliki potensi besar, terutama di sektor wisata dan pertanian.

Meskipun infrastruktur transportasi masih terbatas, hampir sebagian besar masyarakat Halmahera Utara sudah sangat familiar dengan penggunaan smartphone dan teknologi digital. Inilah yang menjadi dasar lahirnya solusi cerdas berbasis teknologi dengan semangat pelayanan publik yang inklusif dan adaptif. Untuk itu dengan bercermin pada berbagai perkembangan dan kemajuan yang telah dicapai oleh daerah- daerah lain dalam pemanfaatan kemajuan teknologi digital saat ini maka pemikiran-pemikiran serta ide yang kreatif juga dilahirkan untuk mencoba mengatasi berbagai persoalan transportasi di daerah ini. Kami coba merangkumnya dalam 4 modul inovasi, yaitu:

1) Aplikasi “AngkutDesaku Halut”

Salah satu inovasi utama yang ingin dikembangkan adalah aplikasi layanan transportasi lokal bernama “AngkutDesaku Halut”. Aplikasi ini dirancang untuk membantu masyarakat memesan layanan angkot dan bus perintis (DAMRI) dengan lebih mudah dan transparan. Fitur yang tersedia mencakup pencarian rute, pelacakan kendaraan secara real-time, estimasi waktu kedatangan, hingga pembayaran nontunai melalui QRIS atau dompet digital.

2). Revitalisasi Trayek Perdesaan

Inovasi ini juga disertai dengan penataan ulang trayek prioritas menuju desa wisata dan sentra pertanian, agar layanan transportasi publik menjadi lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat. Penambahan jadwal, kendaraan, dan integrasi dengan BUMDes menjadi bagian penting dari strategi revitalisasi ini.

3) Subsidi Transportasi “Angkut Murah”

Untuk memastikan aksesibilitas bagi semua kalangan, program ini juga akan menerapkan skema subsidi transportasi desa. Subsidi ini ditujukan bagi pelajar, lansia, dan masyarakat desa terpencil, dengan sistem kontrol digital untuk memastikan ketepatan sasaran dan efisiensi penggunaan anggaran.

4). Panel Informasi & Dashboard Monitoring

Sebagai pelengkap sistem digital, panel informasi transportasi akan dipasang di lokasi strategis seperti pasar desa dan kantor kecamatan. Panel ini akan menampilkan jadwal keberangkatan, tarif, dan informasi trayek secara digital. Selain itu, Pemda juga akan memiliki akses ke dashboard e-monitoring dan e-permit, yang memungkinkan pengawasan armada dan pengelolaan izin trayek secara daring.

        Memiliki tanggung jawab dalam Bidang Perhubungan maka Dinas Perhubungan Kabupaten Halmahera Utara mencoba menginspirasi bahwa inovasi-inovasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menghadirkan layanan publik yang lebih adil, cepat, dan berbasis kebutuhan riil masyarakat. “Kita ingin memastikan bahwa warga desa juga bisa merasakan kemudahan mobilitas seperti di kota, dengan dukungan teknologi yang sudah mereka kenal.

        Inovasi transportasi digital ini diharapkan menjadi awal dari transformasi layanan perhubungan yang berkelanjutan di Halmahera Utara. Pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi dengan BUMDes, operator angkutan, dan sektor swasta untuk mendukung keberhasilan program ini ke depan. Secara perspektifnya bahwa ketika Program ini dilaksanakan tahapannya akan mencakup:

- Koordinasi lintas OPD dan survei kebutuhan desa
- Pengembangan dan uji coba aplikasi
- Peluncuran layanan digital
- Implementasi subsidi dan panel informasi
- Evaluasi serta perencanaan keberlanjutan

...Narator by admin Dishub Halut (24/04/2025

Share: